Sabtu, 07 April 2012
Dan kau yang ada disana. Yang katanya tak menginginkannya. Berapa kali memeberikan kepercayaan? dan berapa kali kau mengkhianatinya? Haruskah aku memberikan kepercayaan itu lagi untuk mempertahankan pertemanan kita?Lalu untuk apa pertemanan itu jika nyatanya kamu mengkhianatinya lagi? Itukah yang katanya hanya sahabat? atau memang dasar laki-lakinya yang kelewatan?Sejujurnya aku juga tak menginkan situasi yag seperti ini. Tapi harusnya kamu bisa mengerti. Bukankah kita sama-sama perempuan? Bukankah harusnya kamu bisa merasakan jika berada diposisiku? Lalu kenapa kau masih melakukan ini padaku? Itukan yang kau maksud menghindar? Tak perlu kau menjelek-jelekanku didepannya. jika memang kau menginginkannya, ambillah. Tapi tak bisakah kau tak melarangku untuk berteman dengannya? Seperti aku mengijinkanmu berteman dengannya dulu, bahkan pada akhirnya kalian melakukan yang lebih dari itu. Aku sudah tidak peduli bagaimana cerita sebenarnya.. Aku sudah tidak peduli apakah yang aku duga dulu benar ataukah tidak. yang aku iningkan sekarang hanyalah hubungan pertemanan yang baik. Bukan hanya sebagai statusatau diucab melalu mulut, tapi juga sikap. sikap sebagai teman. perlakukan sma seperti yang lain. Aku sudah terlalu lelah untuk menghadapi maslah ini. Dua bulan memang waktu yang cukup singkat untuk menyukai orang lain, untuk berpaling. Tapi dua bulan waktu yang lama untuk melupakan seseorang. Dan semakin kondisinya memburuk, semakin lama pula aku melupakan. Semakin kalian memaksa untuk menghapusnya, semakin kuat pula perasaan ini. Jagan pernah paksa aku. Bersikaplah sebagai teman yang sewajarnya, dan biarkan perasaan ini menghilang dengan sendirinya. Aku tak kan pernah menggangu jika kalian bisa bersikap sewajarnya. Bahkan jika aku boleh memilih dan waktu dapat berulang lagi, aku memilih untuk tak pernah masuk ke kehidupan lelaki itu asal kita semua dapat berteman dengan baik selamanya, dari pada harus berakhir seperti ini.Aku ingin keadaan ini cepat membaik.Aku benar-benar lelah menghadapi smeua ini.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar